Review Film Fantastic Four: First Step 2025
Di saat DC mengeluarkan film Superman 2025, MCU tak mau kalah, mereka juga mengeluarkan film superhero terbaru mereka, yakni Fantastic Four: First Step.
Film ini disutradarai oleh Matt Shakman dan hasilnya lumayan bagus menurut kami. Bahkan jauh lebih bagus dari mayoritas film Marvel beberapa tahun belakangan.
Ya, karena kualitas mereka turun drastis setelah Avengers End Game. Benar-benar jelek!
Ini mengobati kerinduan fans MCU yang bosan dicekoki film sampah yang hanya berorientasi pada uang. Akhirnya Marvel bisa bikin film bagus (lagi), begitulah kata mereka.
Pemeran Utama
- Pedro Pascal – Reed Richards/Mister Fantastic
- Vanessa Kirby – Sue Storm/Invisible Woman
- Ebon Moss-Bachrach – Ben Grimm/The Thing
- Joseph Quinn – Johnny Storm/Human Torch
- Julia Garner – Shalla-Bal/Silver Surfer
- Ralph Ineson – Galactus
Review Fantastic Four 2025
AWAS SPOILER!!!
Saat pertama kali menontonnya, mereka menggunakan formula yang sama dengan film Superman versi James Gunn. Film ini tidak menceritakan dari awal sebelum mereka mendapat kekuatan.
Cerita dimulai dengan Reed Richard, Sue, Ben, dan Johny, mereka semua sudah punya kekuatan dan bahkan Sue tengah mengandung anak dari Mr. Fantastic.
Kostum yang mereka gunakan juga persis seperti versi komik, klasik, retro tapi canggih. Menggunakan tema retro futuristik, nampaknya mereka berada di universe yang berbeda dari film Marvel lainnya.
Mungkin ini seperti judul filmnya, First Step, dimana film ini menjadi awal dari kisah baru superhero berkesinambungan seperti era Iron Man 1.
Jika tujuannya adalah menempatkan Fantastic Four: First Step sebagai batu pertama, maka ini awal yang bagus.
Untuk scoring musiknya sih biasa saja, tidak istimewa. Untuk sinematografi dan CGI sudah bagus untuk meyakinkan fans bahwa Marvel sudah kembali ke jalan yang benar.
Bagaimana dengan desain kostumnya?

Tentu yang paling mencolok adalah Ben Grim alias The Thing. Menurut ku, ini adalah kostum paling bagus sejauh ini, apalagi jika dibandingkan dengan kostum mereka di tahun 2015. Itu benar benar merusak mata!

Lihat itu, Ben Grim yang seharusnya menjadi karakter ikonik malah dibuat sejelek itu. Mirip apa coba? Iya, mirip batu kali! Ini juga film reboot paling jelek menurutku.
Coba bandingkan desain karakter The Thing di bawah ini:

Di film terbaru ini, Ben paling mirip di komik dan paling bagus adalah Fantastic Four: First Step.

Alur Cerita
Berlatar di Earth‑828, sebuah dunia alternatif dengan estetika retro‑futuristik terinspirasi era 1960‑an. Ini awal resmi Fantastic Four versi Marvel Studios, setelah akuisisi 20th Century Fox oleh Disney.
Dinarasikan bahwa asal kekuatan mereka muncul pasca insiden radiasi kosmik dalam misi luar angkasa empat tahun sebelumnya.
Menjelang kelahiran Franklin Richards, Reed dan Sue menghadapi kekhawatiran: bagaimana dampak radiasi kosmik terhadap bayi mereka? Franklin kemudian diperlihatkan memancarkan energi celestial saat menyelamatkan ibunya, petunjuk kuat ia adalah Omega‑mutant pengubah realitas.
Konflik
Sang vilian Galactus (Ralph Ineson) dan herald-nya, Silver Surfer alias Shalla‑Bal (Julia Garner), muncul sebagai ancaman pemusnah-planet. Silver Surfer memberi ultimatum bahwa Galactus akan memakan Bumi.
Anggota Fantastic 4 pun tak tinggal diam, mereka pergi ke tempat Galactus untuk “bernegosiasi” supaya dia tidak menghancurkan bumi. Galactus menawarkan dua pilihan, antara bumi atau anak dari Reed Richards.
Tentu mereka dilema untuk memutuskan, mengorbankan anaknya untuk menyelatmatkan satu planet atau melawan Galactus dengan segala resikonya.
Penduduk bumi yang mengetahui hal itu tentu mendesak mereka untuk mengorbankan anak mereka. Tapi Sue, tampil di muka publik memberikan pidato penuh emosi dimana itu bisa mengubah persepsi orang yang ingin membunuh anaknya.
Akhirnya mereka mereka melawan Galactus di bumi dengan cara cerdik, tidak mengalahkannya tapi mengusirnya dengan teleportasi.
Kritik
Cerita hanya berfokus pada mereka berempat, karakter lain seakan hanya digunakan untuk kameo dengan pikiran kosong. Benar-benar henya mereka yang punya kekuatan super, termasuk Silver Suver dan Galactus, karakter lain tidak ada gunanya.
Galactus sang penguasa kosmik pun mampu diatasi dengan cara yang (menurutku) konyol. Terlalu mudah. Padahal anak buahnya, silver surver saja punya kekuatan yang over power, masak bosnya bisa kalah konyol!?
Ya, mungkin penulisnya malas bikin cerita.
Untuk adegan bertarungnya pun seakan akan tidak ada! Ini tidak seperti film superhero karena kebanyakan hanya berpusat pada “drama keluarga”.
Pahal di sini nasib bumi itu dipertaruhkan tapi kenapa yang muncul hanya Fantastic 4 saja, tidak ada militer, tidak ada pahlawan super lain, tidak ada agen. Padahal nasib seluruh planet lho ini, masak dipegang sama 4 orang.
Film ini seperti ragu untuk menjadi film superhero, dan lebih memilih jadi drama sci-fi keluarga. Gaya visual 60-an memang unik, tapi secara plot ini tidak menarik.
Setidaknya Marvel sudah berusaha bertobat dengan tidak membuat film sampah lagi.
Final Score untuk Fantastic Four: First Step adalah 7.2